Paris Jackson Memanggil Michael ‘The Best Father You Can Ever Imagine’

Paris Katherine, putri kedua Michael Jackson, tak kuasa menahan tangis saat menyampaikan kata perpisahan untuk ayahnya di panggung Staples Center, Selasa 7 Juli 2009, waktu Amerika.

“Sejak kecil saya selalu menganggap ayah sebagai sosok bapak terbaik,” kata gadis 11 tahun itu sambil menahan tangis. “Dan saya hanya ingin katakan bahwa saya sangat mencintainya.”


 alt=
Kevork Djansezian/Getty

Paris berada di atas panggung bersama papan dan bibinya, saudara-saudara ayahnya. Ia menyampaikan kata perpisahan usai kata sambutan dari dua kakak Jacko, Marlon dan Jermaine.

“Michael, saat kamu meninggalkan kami, ada bagian diri kami yang ikut terbawa,” kata Marlon. “Dan ada bagian darimu yang akan selalu tinggal bersama kami selamanya.”

Sebelumnya, suasana haru menyelimuti Staples Center saat keluarga bersama sahabat mengajak fans Jacko menyanyikan ‘We Are The World’ dan ‘Heal The World’. Kedua lagu itu selalu menghanyutkan para fans di sejumlah konser Jacko.

Mereka semua tampil di atas panggung yang berada tepat di depan peti jenazah Michael Jackson yang bertabur mawar merah.

Michael Jackson meninggal dunia dengan meninggalkan tiga orang anak yang masih berusia belia. Mereka adalah Prince Michael I (12), Paris Katherine (11), dan Prince Michael II (7).

Prince Michael I dan Paris Katherine merupakan buah pernikahannya dengan Debbie Rowe. Sedangkan Prince Michael II terlahir dari sumbangan sperma Michael Jackson terhadap seorang perempuan yang tak ia kenal sebelumnya

Disedot : showbiz.vivanews.com & Youtube TVkami

Diterbitkan di: on Juli 9, 2009 at 7:22 am Tinggalkan sebuah Komentar

Paris Jackson Calls Michael ‘The Best Father You Can Ever Imagine’


 alt=
Kevork Djansezian/Getty

As the star-studded tribute to the King of Pop concluded, Michael Jackson’s own children, Prince Michael, 12, Paris Katherine, 11, and Prince Michael II (Blanket), 7, took the stage during a group performance of “Heal the World.”

After the song, Paris gave an impromptu speech from the stage surrounded by the Jackson family.

“I just want to say ever since I was born, Daddy has been the best father you can ever imagine,” she said through tears. “And I just want to say I love him so much.”

Her aunt Janet Jackson then took her into her arms for a hug before the entire Jackson family left the stage, closing the service that lasted more than two hours.

The moving tribute was especially startling because it marked one of the first times Michael’s daughter has ever been heard publicly.

Source: PEOPLE

Diterbitkan di: on at 7:20 am Tinggalkan sebuah Komentar

Michael Jackson Dimakamkan secara Christiani

Siapa pun yang menonton secara live acara Pemakaman Michael Jackson di Staples Center pasti langsung mengetahui dan menyimpulkan bahwa AKHIRNYA Michael Jackson, The King of Pop, dimakamkan secara Christiani.. Lalu bagaimana dengan berita simpang siur yang menyatakan bahwa Michael Jackson telah menjadi mualaf dan berubah nama menjadi Mikaeel Jackson..?? Lalu sekarang telah terbukti bahwa lagu Give Thanks to Allah merupakan lagu yang dinyanyikan oleh Zain Bikhan, bukan Michael Jackson!

http://www.detiknews.com/read/2009/07/03/084016/1158291/10/give-thanks-to-allah-bukan-milik-michael-jackson-tapi-zain-bhikha

well, kita cuma bisa manut2 wae ma keluarga Jackson, mereka tahu yang harus dilakukan… Klo memang jacko masih Christiani, memang sdh selayaknya dmkamkan secara Christiani… (Tapi siapa yang tau????)

But, what ever, terserah mo agamanya apa, Michael Jackson tetep Michael Jackson : The King of Pop forever,  a great singer with his awesome songs!! Btw, pemakamannya keren banget deh, bintang HOLLYWOOD semua!

Rest in Peace, Michael……

(orang udh mninggal jangan diomongin yang aneh2 lagi deh…..T_T)

Diterbitkan di: on Juli 8, 2009 at 6:22 am Tinggalkan sebuah Komentar

Akhirnya Misteri Hantu Jacko di Neverland Terkuak

Rekaman sekelebat bayangan di bekas rumah Michael Jackson, Neverland Ranch yang dilansir situs YouTube, menggemparkan dunia maya. Muncul spekulasi bayangan tersebut adalah penampakan arwah Jacko.
Seperti saya sedot dari showbiz.vivanews.com, Bayangan hitam yang bergerak menyebrang koridor, dari arah kiri ke kanan, kemudian lenyap, tak sengaja tertangkap kamera saat penayangan langsung program televisi CNN, ‘Inside Neverland’, yang diisi wawancara antara Larry King dan kakak Michael, Jermaine Jackson.

Benarkan bayangan tersebut penampakan hantu Jacko? Untuk mencari kebenaran soal ini, reporter New York Post’s PopWrap, Jarett Wieselman sampai harus mewawancarai dua ahli spiritual, Jason Hawes and Grant Wilson. Keduanya juga pemain dalam serial Ghost Hunter.
“Itu hanya bayangan seseorang yang sedang berjalan di kejauhan,” kata mereka, dengan harapan jawaban ini akan mengakhiri spekulasi ‘hantu’ Jacko.
“Kami sering menjumpai hal ini. Orang tersebut kemungkinan berada di kiri ruangan dan badannya menghalangi cahaya,” kata dia seperti dimuat laman Scifiwire, Selasa 7 Juli 2009.

Pernyataan pihak stasiun televisi CNN, juga membantah semua spekulasi yang beredar soal hantu ‘King of Pop’. Ini dia cerita ‘hantu’ Jacko versi mereka:
“Seorang kru berjalan melintasi peralatan pencahayaan, menciptakan bayangan di dinding.”
Yup, itulah yang terjadi. Seperti dimuat laman Gawker, Selasa 7 Juli 2009, hanya orang yang punya cukup oksigen di kepalanya bisa mendeduksi fenomena itu dengan rasional.
Namun, beberapa penggemar berat Jacko tak mau mempercayai jawaban itu. Sharon, misalnya, masih percaya itu adalah bayangan idolanya.
“Itu adalah bayangan Jacko. Saya bisa merasakan arwahnya menginginkan jasadnya segera dikuburkan agar dia bisa segera beristirahat dengan tenang,” kata Sharon, kepada Scifiwire.
***Weleh-weleh ***

Heal The World

There’s a place, in your heart, and I know that it is love
And this place, could be much brighter than tomorrow
And if you, really try, you’ll find there’s no need to cry
In this place, you’ll feel there’s no hurt or sorrow

There are, ways to get there
If you care enough for the living
Make a little space…
Make a better place…

[Chorus:]
Heal the world, make it a better place
For you and for me and the entire human race
There are, people dying, if you care enough for the living
Make a better place, for you and for me

If you want, to know why, there’s a love that cannot lie
Love is strong, it only cares for joyful giving
If we try, we shall see, in this bliss we cannot feel
Fear or dread, we stop existing and start living

Then it, feels that always, love’s enough for us growing
Make a better world,
And make a better world…

[Chorus]

[Bridge:]
And the dream we were conceived in will reveal a joyful face
And the world we once believed in will shine again in grace
Then why do we keep strangling life
Wound this earth crucify it’s soul
Though it’s plain to see, this world is heavenly,
be god’s glow

We could fly, so high, let our spirits never die
In my heart, I feel you are all my brothers
Create a world, with no fear, together we’ll cry happy tears
See the na – tions turn their swords into plowshares

We could, really get there, if you cared enough for the living
Make a little space, to make a better place…

[Chorus]

[Chorus] ^ (x2)

There are, people dying, if you care enough for the living
Make a better place, for you and for me
(x2)

You and for me (make a better place)
You and for me (make a better place)
You and for me (make a better place)
You and for me (heal the world we’re living)
You and for me (save it for our children)
You and for me (heal the world we’re living)
You and for me (save it for our children)
You and for me (heal the world we’re living)
You and for me (save it for our children)
You and for me (heal the world we’re living)
You and for me (save it for our children)

Good bye, Michael… We’ll really miss u…..
Thanks for this great song.. Ingatlah, sebelum meninggal, Jacko telah berpesan pada kita…

Download lagu Heal The World by Michael Jackson :

http://rapidlibrary.com/index.php?q=heal+the+world+4share

Diterbitkan di: on Juni 28, 2009 at 10:57 am Komentar (2)
Tags: , , ,

Kasus Prita Mulyasari

Penasaran kok di TV heboh banget tentang kasus Prita Mulyasari dengan RS Omni International, aku langsung penasaran..hehehe maklum gak pernah ntn TV gr2 penyakit Infeksi Saluran Pernafasan + Gejala Tifus!! Menyebalkan!!!

Selidik punya selidik ternyata isi dari Email ibu Prita adalah sebagai berikut :

“Jakarta – Jangan sampai kejadian saya ini akan menimpa ke nyawa manusia lainnya. Terutama anak-anak, lansia, dan bayi. Bila anda berobat berhati-hatilah dengan kemewahan rumah sakit (RS) dan title international karena semakin mewah RS dan semakin pintar dokter maka semakin sering uji coba pasien, penjualan obat, dan suntikan.
Saya tidak mengatakan semua RS international seperti ini tapi saya mengalami kejadian ini di RS Omni International. Tepatnya tanggal 7 Agustus 2008 jam 20.30 WIB. Saya dengan kondisi panas tinggi dan pusing kepala datang ke RS OMNI Internasional dengan percaya bahwa RS tersebut berstandard International, yang tentunya pasti mempunyai ahli kedokteran dan manajemen yang bagus.
Saya diminta ke UGD dan mulai diperiksa suhu badan saya dan hasilnya 39 derajat. Setelah itu dilakukan pemeriksaan darah dan hasilnya adalah thrombosit saya 27.000 dengan kondisi normalnya adalah 200.000. Saya diinformasikan dan ditangani oleh dr Indah (umum) dan dinyatakan saya wajib rawat inap. dr I melakukan pemeriksaan lab ulang dengan sample darah saya yang sama dan hasilnya dinyatakan masih sama yaitu thrombosit 27.000.
dr I menanyakan dokter specialist mana yang akan saya gunakan. Tapi, saya meminta referensi darinya karena saya sama sekali buta dengan RS ini. Lalu referensi dr I adalah dr H. dr H memeriksa kondisi saya dan saya menanyakan saya sakit apa dan dijelaskan bahwa ini sudah positif demam berdarah.
Mulai malam itu saya diinfus dan diberi suntikan tanpa penjelasan atau izin pasien atau keluarga pasien suntikan tersebut untuk apa. Keesokan pagi, dr H visit saya dan menginformasikan bahwa ada revisi hasil lab semalam. Bukan 27.000 tapi 181.000 (hasil lab bisa dilakukan revisi?). Saya kaget tapi dr H terus memberikan instruksi ke suster perawat supaya diberikan berbagai macam suntikan yang saya tidak tahu dan tanpa izin pasien atau keluarga pasien.

Saya tanya kembali jadi saya sakit apa sebenarnya dan tetap masih sama dengan jawaban semalam bahwa saya kena demam berdarah. Saya sangat khawatir karena di rumah saya memiliki 2 anak yang masih batita. Jadi saya lebih memilih berpikir positif tentang RS dan dokter ini supaya saya cepat sembuh dan saya percaya saya ditangani oleh dokter profesional standard Internatonal.
Mulai Jumat terebut saya diberikan berbagai macam suntikan yang setiap suntik tidak ada keterangan apa pun dari suster perawat, dan setiap saya meminta keterangan tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan. Lebih terkesan suster hanya menjalankan perintah dokter dan pasien harus menerimanya. Satu boks lemari pasien penuh dengan infus dan suntikan disertai banyak ampul.
Tangan kiri saya mulai membengkak. Saya minta dihentikan infus dan suntikan dan minta ketemu dengan dr H. Namun, dokter tidak datang sampai saya dipindahkan ke ruangan. Lama kelamaan suhu badan saya makin naik kembali ke 39 derajat dan datang dokter pengganti yang saya juga tidak tahu dokter apa. Setelah dicek dokter tersebut hanya mengatakan akan menunggu dr H saja.
Esoknya dr H datang sore hari dengan hanya menjelaskan ke suster untuk memberikan obat berupa suntikan lagi. Saya tanyakan ke dokter tersebut saya sakit apa sebenarnya dan dijelaskan saya kena virus udara. Saya tanyakan berarti bukan kena demam berdarah. Tapi, dr H tetap menjelaskan bahwa demam berdarah tetap virus udara. Saya dipasangkan kembali infus sebelah kanan dan kembali diberikan suntikan yang sakit sekali.
Malamnya saya diberikan suntikan 2 ampul sekaligus dan saya terserang sesak napas selama 15 menit dan diberikan oxygen. Dokter jaga datang namun hanya berkata menunggu dr H saja.
Jadi malam itu saya masih dalam kondisi infus. Padahal tangan kanan saya pun mengalami pembengkakan seperti tangan kiri saya. Saya minta dengan paksa untuk diberhentikan infusnya dan menolak dilakukan suntikan dan obat-obatan.
Esoknya saya dan keluarga menuntut dr H untuk ketemu dengan kami. Namun, janji selalu diulur-ulur dan baru datang malam hari. Suami dan kakak-kakak saya menuntut penjelasan dr H mengenai sakit saya, suntikan, hasil lab awal yang 27.000 menjadi revisi 181.000 dan serangan sesak napas yang dalam riwayat hidup saya belum pernah terjadi. Kondisi saya makin parah dengan membengkaknya leher kiri dan mata kiri.
dr H tidak memberikan penjelasan dengan memuaskan. Dokter tersebut malah mulai memberikan instruksi ke suster untuk diberikan obat-obatan kembali dan menyuruh tidak digunakan infus kembali. Kami berdebat mengenai kondisi saya dan meminta dr H bertanggung jawab mengenai ini dari hasil lab yang pertama yang seharusnya saya bisa rawat jalan saja. dr H menyalahkan bagian lab dan tidak bisa memberikan keterangan yang memuaskan.
Keesokannya kondisi saya makin parah dengan leher kanan saya juga mulai membengkak dan panas kembali menjadi 39 derajat. Namun, saya tetap tidak mau dirawat di RS ini lagi dan mau pindah ke RS lain. Tapi, saya membutuhkan data medis yang lengkap dan lagi-lagi saya dipermainkan dengan diberikan data medis yang fiktif.
Dalam catatan medis diberikan keterangan bahwa bab (buang air besar) saya lancar padahal itu kesulitan saya semenjak dirawat di RS ini tapi tidak ada follow up-nya sama sekali. Lalu hasil lab yang diberikan adalah hasil thrombosit saya yang 181.000 bukan 27.000.
Saya ngotot untuk diberikan data medis hasil lab 27.000 namun sangat dikagetkan bahwa hasil lab 27.000 tersebut tidak dicetak dan yang tercetak adalah 181.000. Kepala lab saat itu adalah dr M dan setelah saya komplain dan marah-marah dokter tersebut mengatakan bahwa catatan hasil lab 27.000 tersebut ada di Manajemen Omni. Maka saya desak untuk bertemu langsung dengan Manajemen yang memegang hasil lab tersebut.
Saya mengajukan komplain tertulis ke Manajemen Omni dan diterima oleh Og(Customer Service Coordinator) dan saya minta tanda terima. Dalam tanda terima tersebut hanya ditulis saran bukan komplain. Saya benar-benar dipermainkan oleh Manajemen Omni dengan staff Og yang tidak ada service-nya sama sekali ke customer melainkan seperti mencemooh tindakan saya meminta tanda terima pengajuan komplain tertulis.
Dalam kondisi sakit saya dan suami saya ketemu dengan Manajemen. Atas nama Og (Customer Service Coordinator) dan dr G (Customer Service Manager) dan diminta memberikan keterangan kembali mengenai kejadian yang terjadi dengan saya.
Saya benar-benar habis kesabaran dan saya hanya meminta surat pernyataan dari lab RS ini mengenai hasil lab awal saya adalah 27.000 bukan 181.000. Makanya saya diwajibkan masuk ke RS ini padahal dengan kondisi thrombosit 181.000 saya masih bisa rawat jalan.
Tanggapan dr G yang katanya adalah penanggung jawab masalah komplain saya ini tidak profesional sama sekali. Tidak menanggapi komplain dengan baik. Dia mengelak bahwa lab telah memberikan hasil lab 27.000 sesuai dr M informasikan ke saya. Saya minta duduk bareng antara lab, Manajemen, dan dr H. Namun, tidak bisa dilakukan dengan alasan akan dirundingkan ke atas (Manajemen) dan berjanji akan memberikan surat tersebut jam 4 sore.
Setelah itu saya ke RS lain dan masuk ke perawatan dalam kondisi saya dimasukkan dalam ruangan isolasi karena virus saya ini menular. Menurut analisa ini adalah sakitnya anak-anak yaitu sakit gondongan namun sudah parah karena sudah membengkak. Kalau kena orang dewasa laki-laki bisa terjadi impoten dan perempuan ke pankreas dan kista.
Saya lemas mendengarnya dan benar-benar marah dengan RS Omni yang telah membohongi saya dengan analisa sakit demam berdarah dan sudah diberikan suntikan macam-macam dengan dosis tinggi sehingga mengalami sesak napas. Saya tanyakan mengenai suntikan tersebut ke RS yang baru ini dan memang saya tidak kuat dengan suntikan dosis tinggi sehingga terjadi sesak napas.
Suami saya datang kembali ke RS Omni menagih surat hasil lab 27.000 tersebut namun malah dihadapkan ke perundingan yang tidak jelas dan meminta diberikan waktu besok pagi datang langsung ke rumah saya. Keesokan paginya saya tunggu kabar orang rumah sampai jam 12 siang belum ada orang yang datang dari Omni memberikan surat tersebut.
Saya telepon dr G sebagai penanggung jawab kompain dan diberikan keterangan bahwa kurirnya baru mau jalan ke rumah saya. Namun, sampai jam 4 sore saya tunggu dan ternyata belum ada juga yang datang ke rumah saya. Kembali saya telepon dr G dan dia mengatakan bahwa sudah dikirim dan ada tanda terima atas nama Rukiah.
Ini benar-benar kebohongan RS yang keterlaluan sekali. Di rumah saya tidak ada nama Rukiah. Saya minta disebutkan alamat jelas saya dan mencari datanya sulit sekali dan membutuhkan waktu yang lama. LOgkanya dalam tanda terima tentunya ada alamat jelas surat tertujunya ke mana kan? Makanya saya sebut Manajemen Omni pembohon besar semua. Hati-hati dengan permainan mereka yang mempermainkan nyawa orang.
Terutama dr G dan Og, tidak ada sopan santun dan etika mengenai pelayanan customer, tidak sesuai dengan standard international yang RS ini cantum.
Saya bilang ke dr G, akan datang ke Omni untuk mengambil surat tersebut dan ketika suami saya datang ke Omni hanya dititipkan ke resepsionis saja dan pas dibaca isi suratnya sungguh membuat sakit hati kami.
Pihak manajemen hanya menyebutkan mohon maaf atas ketidaknyamanan kami dan tidak disebutkan mengenai kesalahan lab awal yang menyebutkan 27.000 dan dilakukan revisi 181.000 dan diberikan suntikan yang mengakibatkan kondisi kesehatan makin memburuk dari sebelum masuk ke RS Omni.
Kenapa saya dan suami saya ngotot dengan surat tersebut? Karena saya ingin tahu bahwa sebenarnya hasil lab 27.000 itu benar ada atau fiktif saja supaya RS Omni mendapatkan pasien rawat inap.
Dan setelah beberapa kali kami ditipu dengan janji maka sebenarnya adalah hasil lab saya 27.000 adalah fiktif dan yang sebenarnya saya tidak perlu rawat inap dan tidak perlu ada suntikan dan sesak napas dan kesehatan saya tidak makin parah karena bisa langsung tertangani dengan baik.
Saya dirugikan secara kesehatan. Mungkin dikarenakan biaya RS ini dengan asuransi makanya RS ini seenaknya mengambil limit asuransi saya semaksimal mungkin. Tapi, RS ini tidak memperdulikan efek dari keserakahan ini.
Sdr Og menyarankan saya bertemu dengan direktur operasional RS Omni (dr B). Namun, saya dan suami saya sudah terlalu lelah mengikuti permainan kebohongan mereka dengan kondisi saya masih sakit dan dirawat di RS lain.
Syukur Alhamdulilah saya mulai membaik namun ada kondisi mata saya yang selaput atasnya robek dan terkena virus sehingga penglihatan saya tidak jelas dan apabila terkena sinar saya tidak tahan dan ini membutuhkan waktu yang cukup untuk menyembuhkan.
Setiap kehidupan manusia pasti ada jalan hidup dan nasibnya masing-masing. Benar. Tapi, apabila nyawa manusia dipermainkan oleh sebuah RS yang dipercaya untuk menyembuhkan malah mempermainkan sungguh mengecewakan.
Semoga Allah memberikan hati nurani ke Manajemen dan dokter RS Omni supaya diingatkan kembali bahwa mereka juga punya keluarga, anak, orang tua yang tentunya suatu saat juga sakit dan membutuhkan medis. Mudah-mudahan tidak terjadi seperti yang saya alami di RS Omni ini.
Saya sangat mengharapkan mudah-mudahan salah satu pembaca adalah karyawan atau dokter atau Manajemen RS Omni. Tolong sampaikan ke dr G, dr H, dr M, dan Og bahwa jangan sampai pekerjaan mulia kalian sia-sia hanya demi perusahaan Anda. Saya informasikan juga dr H praktek di RSCM juga. Saya tidak mengatakan RSCM buruk tapi lebih hati-hati dengan perawatan medis dari dokter ini.
Salam,
Prita Mulyasari
Alam Sutera
prita.mulyasari@yahoo.com
081513100600″

Nah, jujur aja aku gak tau tentang undang2 elektronik segala macem n apa seharusnya yang dilakukan oleh pemerintah atau bu Prita sendiri. So, im googling my self and found :

“Padahal siapapun tahu bahwa E-mail bersifat sangat pribadi dan tidak dapat diakses oleh publik selain pihak yang punya e-mail. Lantas mengapa aparat hukum menerapkan UU ITE kepada Prita Mulyasari ? apakah mereka sedang melakukan eksperimen melalui UU ITE ?

Pasal 27 (3) UU nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE) mengatakan “Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.” Melanggar pasal ini dapat diancam pidana paling lama 6 tahun dan denda 1 Milyar.

Terkait kasus Prita Mulyasari, dalam pasal tersebut ada beberapa kata yang perlu diperhatikan dengan seksama yaitu “ tanpa hak” , “mendistribusikan” dan “dapat diaksesnya”. Kalimat “ tanpa hak” jika dikaitkan dengan e-mail Prita Mulyasari yang berisikan curhat kepada teman temannya tentu tidak dapat dikatakan sebagai perbuatan yang dilakukan tanpa hak. Karena hak semua individu untuk melakukan komunikasi kepada setiap orang apalagi mengenai pengalaman hidup orang yang bersangkutan.

“mendistribusikan”, dalam UU ini belum jelas apa yang dimaksud dengan kata mendistribusikan. Apakah mendistribusikan mempunyai kesamaan arti dengan mempublikasikan ? Kalaulah kata “mendistribusikan” disamakan dengan mempublikasikan tentulah Prita Mulyasari tidak berhak. Karena yang berhak mempublikasikan berada di pihak Media.

Tapi yang jelas ada perbedaan antara kata “mendistribusikan” dengan “mempublikasikan”. Jika suatu informasi dipublikasikan, hal yang nyata dapat diketahui bahwa publisher atau pihak yang mempublikasikan tidak dapat lagi mengindentifikasi siapa yang menerima informasi tersebut. Hal ini karena akses sudah benar benar terbuka, siapa saja dapat melihat dan membaca informasi tersebut.

Lain halnya dengan kata “mendistribusikan”, kata ini mengandung arti yang jauh lebih sempit dari kata “mempublikasikan”. Sebab pihak yang mendistribusikan suatu informasi masih dapat mengidentifikasi pengguna informasi apalagi dilakukan dengan cara tertutup dan sangat pribadi seperti melalui e-mail.

Kalau Prita Mulyasari mengirim e-mail kepada teman temannya dianggap perbuatan pendistribusian informasi tanpa hak, maka hari hari selanjutnya milyaran pengguna e-mail terancam hidup di bui.

Aparat hukum professional dan tidak korup lazimnya dapat menegakan hukum sesuai dengan kaidah kaidah hukum yang menjurus kepada rasa keadilan tanpa mengkebiri hak privasi masyarakat. Lain halnya dengan aparat hukum korup yang selalu mendapat pesanan dan mencari celah kelemahan hukum yang kemudian diimplementasikan demi keuntungan pribadi. “

Hmmm….smoga yang terbaik terjadi pada bu Prita! Amen…

prita mulyasari

prita mulyasari

Diterbitkan di: on Juni 8, 2009 at 5:30 am Tinggalkan sebuah Komentar
Tags: , ,

WiMax dan Pengaruhnya di Indonesia

Sampai saat ini pengguna internet nirkabel (wireless) telah dibuat penasaran dengan akan segera munculnya teknologi WiMAX (Worldwide Interoperability for Microwave Access). Banyak yang nanya, sebenernya WiMax itu apa sih? Makanan dari mana itu? Hehehe…. Yang pasti WiMax bukan makanan. WiMAX itu sebenernya merupakan evolusi dari teknologi broadband wireless sebelumnya. Teknologi ini didesain untuk memenuhi kondisi non LOS (Line of Sight) karena menggunakan teknik OFDM.
Lalu, apakah yang bisa disumbangkan oleh teknologi ini terhadap kemajuan bangsa Indonesia sendiri? WiMax mungkin tidak hanya cocok sebagai solusi komunikasi data pita lebar untuk Metropolitan Area Network (MAN) seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, atau kota-kota besar lain di Indonesia, namun juga sebagai alternatif untuk komunikasi pedesaan (berhubung di Indonesia wilayahnya 60% adalah pedesaan—menurut saya lho..). Daya jangkau dan kapasitas mengirimkan data yang besar adalah kekuatan WiMax dibandingkan teknologi sebelumnya. WiMAX mampu mengirimkan data hingga 75 megabit per detik (Mbps) untuk setiap base station (BTS) dengan jari-jari sel berukuran 2 hingga 10 kilometer.
Seperti halnya WiFi, WiMAX memungkinkan koneksi internet secara nirkabel, dengan kecepatan mencapai 70 megabit per detik atau 35 kali lebih cepat dari saluran ADSL. Wah, cepet banget bukan?
Secara teknis standar baru yang juga dinamai 802.16 ini, juga memiliki daya jangkau hingga puluhan kilometer bandingkan dengan kemampuan WiFi yang hanya ratusan meter. Hingga
Meskipun belum dirilis secara komersial di pasaran, teknologi WiMax terus melakukan uji coba di berbagai tempat dan berbagai aplikasi. Meskipun sempat tertunda masalah birokrasi, salah satu produk Pre-Wimax telah dipakai untuk melayani komunikasi data di Aceh pasca gempa bumi. Dari 3 BTS yang terpasang di sana telah menghubungkan 29 titik akses untuk keperluan pendidikan, media, komunikasi, dan pertukaran data dan informasi.

Posisi Teknologi WiMAX
Bila teknologi broadband Wireless sebelumnya masih bersifat proprietary, maka WiMAX akan bersifat open standard (layaknya GSM dan CDMA pada komunikasi seluler serta WLAN dengan standar IEEE 802.11).
Banyak teknologi wireless (nirkabel)yang telah digelar di lapangan seperti seluler (GSM atau CDMA), Broadband Wireless Access (Wireless IP atau Wireless DSL), Wireless LAN (standar 802.11 a/b/g), maupun Wireless PAN (bluetooth atau RFID). Posisi WiMAX bila dikaitkan dengan teknologi dimaksud dapat digambarkan sebagai berikut:

Posisi Teknologi WiMAX

Posisi Teknologi WiMAX


Teknologi WiMAX juga menjanjikan fitur-fitur yang mampu bersaing dengan ASDL dan standar telepon mobile generasi ketiga (3G).
Menurut laporan Telecom view, WiMAX akan mengambil sekitar 40% pasar nirkabel pita lebar pada 2009. Bersamaan dengan itu, WiMAX akan menjadi pesaing utama bagi seluler generasi ketiga (3G) yang akan menguasai 60% pasar nirkabel pita lebar pada saat yang sama.
Standar WiMAX
Standard WiMAX merupakan badan standarisasi (forum) yang bertugas mengkompromikan dua standar Wirelesss MAN (antara standar IEEE 802.16 dengan ETSI HiperMAN). Hal tersebut mirip dengan standar WiFi yang menggabungkan standar IEEE 802.11 (Amerika) dengan ETSI HiperLAN (Eropa) , dimana aplikasinya sangat cocok untuk Wireless LAN.
Terdapat varian dari standard WiMAX yaitu IEEE 802.16d (802.16 2004) untuk kategori aplikasi fixed (portable) dan IEEE 802.16e untuk kategori aplikasi mobile.
Saat ini IEEE baru menyetujui standar 802.16 2004 dimana karakteristik air interface berdasar standar tersebut adalah sebagai berikut:
Tabel Air Interface WiMAX standard IEEE 802.16 2004

Tabel Air Interface WiMAX standard IEEE 802.16 2004


Untuk standard WiMAX 802.11e (aplikasi mobile) kemungkinannya baru akan dikeluarkan pada tahun 2006.
Konfigurasi
Secara umum konfigurasi WiMAX dibagi menjadi 3 bagian yaitu subscriber station, Base station dan transport site. Untuk subscriber station terletak di lingkungan pelanggan (bisa fixed atau mobile/portable). Sedangkan base station biasanya satu lokasi dengan jaringan operator (jaringan IP/internet atau jaringan TDM/PSTN).
Gambar Konfigurasi Generik WiMAX

Gambar Konfigurasi Generik WiMAX


Tipe dari beberapa interface adalah sebagai berikut :
Tabel  Interface WiMAX

Tabel Interface WiMAX

Perusahaan Pengembang & Pengembangannya.
Baru-baru ini Intel Corporation, perusahaan pengembang utama WiMax mengumumkan program Asian Broadband Campaign, sebuah program kerjasama regional yang bertujuan mempercepat penggunaan pitalebar nirkabel di negara-negara Asia Tenggara. Intel menyediakan teknologi, perangkat dan solusi komunikasi pita lebar nirkabel ini untuk pemerintah, operator telekomunikasi, kantor-kantor layanan umum pendidikan, kesehatan, dan pertanian.
Percobaan-percobaan ini bisa memudahkan komunikasi di berbagai sektor dan lokasi untuk membantu negara-negara tersebut memenuhi United Nations Millenium Development Goals (MDG). “Negara-negara berkembang di Asia Tenggara telah berkomitmen pada PBB untuk memberantas kemiskinan dan kelaparan, mencapai pendidikan dasar utama, dan berbagai pengembangan di tahun 2015,” kata Sean Maloney, Executive Vice President, Mobility Group, Intel Corporation. Menurutnya, WiMAX bisa menjadi pondasi yang membantu mereka mencapai tujuan-tujuan tersebut. Program tersebut juga sejalan dengan visi d-ASEAN (Digital ASEAN) Intel bahwa desa-desa, provinsi-provinsi, kota-kota dan negara-negara yang saling terhubung sehingga memunculkan sebuah wilayah terintegrasi yang kuat seperti China dan India. Persiapan dan percobaan pengunaan WiMAX telah dilakukan di Amerika Utara dan Eropa. Percobaan implementasi di Malaysia, Thailand dan Filipina akan dirasakan hasilnya di akhir tahun 2005. Sedangkan di Indonesia dan Vietnam diharapkan dimulai tahun 2006.
Akankah WiMax segera diadopsi di Indonesia? Jika uji coba Pre-Wimax di Aceh sempat tertunda karena birokrasi, seharusnya strategi dan aplikasi adopsi teknologi WiMax standar disiapkan jauh-jauh hari agar benar-benar tepat sasaran. Apalagi jika hendak dipakai dalam program Universal Service Obligation (USO) untuk melayani komunikasi di pedesaan dan daerah terpencil, semoga saja…! (KOMPAS)

Kesimpulan
Dari uraian di atas maka dapat dtarik kesimpulan sebagai berikut:
• Dengan kehadiran WiMAX, maka sangat menguntungkan bagi vendor, operator maupun regulator.
• WiMAX akan menjadi pelengkap sekaligus sebagai penantang baru terutama terhadap teknologi wireless eksisting.
• Perlunya segera diatur untuk penetapan frekuensi WiMAX di Indonesia karena akan berdampak terhadap sukses tidaknya penggelaran WiMAX ke depan.
Referensi:
1. Standar WiMAX (IEEE 802.16 2004)
2. Standard System WiMAX, Telkom RisTI
3. www.wimaxforum.org
4. www.airspan.com
5. www.alvarion.com
6. Berbagai sumber di Internet

Diterbitkan di: on April 28, 2009 at 1:34 pm Tinggalkan sebuah Komentar
Tags: ,

Tawangmangu

Diterbitkan di: on Nopember 3, 2008 at 10:08 am Tinggalkan sebuah Komentar

lama gak postiing ^_^

Wuh, dah lama nih gak posting! hehehehe

biasa…orang sibuk! (padahal…..)

Kuliah ku seru, meskipun terhalang oleh laporan-laporan yang menyenangkan hati ituu…

Seru kenapa? Karena aku ma temen2 jalan2 ke tempat2 yang kita pingin, seperti ke Tawangmangu, kuliner di Solo, dll. Pokoknya asyik deh!

Untuk cerita selengkapnya lihat postingan selanjutnya ajah ya… soalnya sekarang mau KSP (Kelompok Study Pemrograman) dulu… nti kena marah pak ketua (Bowo aka ikan)

wkkwkwkwkwkwk………..

Diterbitkan di: on at 9:58 am Tinggalkan sebuah Komentar

Tragedi Pasuruan

Terjadi hal yang mengejutkan di bulan ramadhan ini, sangat menyesalkan semua orang termasuk saya dan teman2.

 

Satu hal lagi yang menjadi keprihatinan kita semua. Yaitu datang dari Kota Pasuruan, Jawa Timur, Senin (15/9). Dua puluh satu orang tewas dan puluhan lainnya tak sadarkan diri akibat berdesak-desakan saat pembagian zakat oleh Haji Syaikon, seorang dermawan di Pasuruan. Korban tewas maupun luka-luka, kini sudah dibawa ke Rumah Sakit dokter Sudarsono, Pasuruan.

Ribuan warga yang sejak pagi sudah berkumpul di dekat halaman rumah Syaikon, langsung berebut masuk untuk mendapatkan uang zakat senilai Rp 30 ribu per orang. Tak sedikit warga yang terjepit dan pingsan akibat berdesak-desakan. Tidak berhenti di situ, saling desak ini pun merenggut korban jiwa.

Saat itu para korban langsung dibawa ke Rumah Sakit dokter Sudarsono di kawasan Purut, Pasuruan. Karena ricuh, pembagian zakat itu kemudian dihentikan.

Pembagian zakat seperti ini selalu diadakan keluarga Haji Syaikon saban tahun, tepatnya setiap hari ke-15 bulan Ramadan. Seperti tahun-tahun sebelumnya, acara tadi pagi juga dipadati ribuan warga Kota Pasuruan dan sekitarnya.

Karena kegiatan itu tak dilaporkan, polisi mengaku tidak tahu. Alhasil, tidak ada polisi yang diturunkan untuk menjaga dan mengatur antrean warga. Menyusul insiden itu, polisi membawa Haji Syaikon ke Markas Kepolisian Resor Kota Pasuruan guna dimintai keterangannya.

sumber :

(ANS/Tim Liputan 6 SCTV)

Tragedi Pasuruan

Tragedi Pasuruan

Diterbitkan di: on September 22, 2008 at 6:21 am Komentar (1)