Download Mp3 Rekaman Penyadapan Anggodo oleh KPK (Lengkap)
Hanya ingin berbagi
diperoleh dari blog sahabat http://nusantaranews.wordpress.com/2009/11/04/download-mp3-rekaman-penyadapan-anggodo-oleh-kpk-lengkap/
Bagi yang tidak sempat menyaksikan langsung via TV, Radio Elshinta telah mengupload file-file percakapan Anggodo terkait kasus Masaro oleh KPK, sehingga Anda dapat mendownload file-file audio penyadapan acara pemutaran rekaman penyadapan Anggodo oleh KPK. KPK menyadap percakapan Anggodo dengan berbagai pihak, dan untuk pertama kali
Mahkamah Konstitusi (MK) membuka secara terbuka rekaman percakapan Anggodo pada Selasa, 3 November 2009.Terdapat 9 bundel rekaman percakapan yang berdurasi sekitar 4,5 jam. Percakapan Anggodo untuk menyusun strategi kasus suap menjadi kasus pemerasan pada pimpinan KPK, sekaligus mempengaruhi Ari Muliadi untuk kembali pada BAP awal. Pada BAP awal, Ari Muliadi mengatakan menyerahkan uang kepada pimpinan KPK, namun pada akhirnya Ari Muliadi mencabut pernyataannya yang mana uang tersebut tidak ia serahkan kepada pimpinan KPK.
Kumpulan File Audio (mp3) Percakapan Anggodo dengan Berbagai Pihak
Berikut ada 10 file mp3 rekaman pada sidang terbuka MK.
1. Audio Pembuka oleh Prof. Mahfud MD (205 kB)
Deskripsi : Bukan isi rekaman penyadapan
Durasi : 1 menit 9 detik
2. Percakapan Penyelesaian Kasus Masaro oleh Anggodo (1.7 MB)
Deskripsi : Percakapan Anggodo dengan mantan Jamintel Kejagung Wisnu Subroto dan berbagai pihak. Percakapan disini turut membahas Antasari dan percakapan agar BAP kasus Ari Muliadi sesuai dengan kronologis. Disini juga menyebut aliansi Susno Duadji – Wisnu Subroto yang menyumpai Anggoro Widjaja di Singapura.
Durasi :9 menit 43 detik
3. Perincian Uang untuk Penyuapan KPK oleh Anggodo via Ari Muliadi. (1.4 MB)
Deskripsi :Dalam percakapan ini, nama-nama Susno Duadji disebut-sebut. Dari lingkungan ini, tersebut nama Kabareskrim Komjen Susno Duadji serta sejumlah nama penyidik, yaitu Benny, Parman, Gupu, dan Dik Dik. Nama terakhir identik dengan nama Wakabareskrim Irjen Dik Dik Mulyana.
Durasi : 8 menit 13 detik
4. Pencatutan nama SBY(2.4 Mb)
Deskripsi : Transkrip rekaman yang salah satu isi pembicaraannya mencatut nama RI 1 juga dilakukan antara Anggodo dengan yang Ong Juliana.
Durasi : 13 menit 52 detik
5. Minta Bantuan Kejaksaan Agung (1.6 Mb)
Deskripsi : -
Durasi : 9 menit 13 detik
6. Minta Bantuan LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban) (2.0 Mb)
Deskripsi : Salah satu isi pembicaraan terungkap ada lawan bicara Anggodo (xxx) khawatir teleponnya disadap dan meminta Anggodo untuk menggunakan nomor baru. Selain itu, terjadi juga perbincangan dengan orang LPSK, Pak Ketut dan sejumlah orang pihak lain.
Anggodo : “Ini nomor handphone saya tolong direkam (simpan) lagi pak. Perintah Pak.”
XXX : “Takutnya kita disadap pak…. Lebih baik apa namanya, saya mau bapak buat nomor telepon baru dan saya cari nomor telepon baru.
Durasi : 11 menit 31 detik
7a. Lapor memenangkan kasus ’sementara’/pembukaan (74 Kb)
7b. Lapor ‘kemenangan’ dan buat ancaman buat Candra M Hamzah (424 Kb)
Deskripsi :
Anggodo : Cepetan email-en 0-1. Menang kita, tersangka sudah ditahan…..Yo wis mulai sesok nomore anyar kabeh. (pembuka)
Anggodo : Ternyata Truno 3 komitmennya tinggi sama saya. (Truno 3 = Kabareskrim Susno Duadji)
Lelaki : O, gitu bos yo.
Anggodo : Lho, kan wis mlebu bos (Lho, kan sudah masuk bos).
Lelaki : Iyo toh.
Anggodo : Gak dilebokno tapi wis TSK, saiki nonaktif. Tapi gak gathuk koncone kene situk. (Enggak dimasukkan, tapi sudah jadi tersangka. Sekarang nonaktif. Tapi, teman kita satu kena).
Lelaki : OC.
Anggodo : Dudu, Bibit. (Bukan, Bibit).
Lelaki : O, iku ternyata kene. (O, itu ternyata (teman) kita).
Anggodo : Lek iku kan jek kancane kene bos, tapi nek situk Chandra sesuk dilebokno malah tak pateni neng njero. (Lha, itu kan sebenernya temen kita sendiri Bos, tapi kalau besok Chandra yang dimasukin malah saya bunuh di dalam).
Durasi : 2 menit 25 detik
8. Menyusun Strategi dari Suap menjadi Pemerasan (5.1 MB) —> terpanjang
Deskripsi : Dalam rekaman ini diperdengarkan pembicaraan antara Anggodo dengan yang diduga Kosasih, antara Anggodo dengan yang diduga salah seorang Direktur PT. Masaro Putranefo, antara Anggodo dengan “seseorang”, antara Anggodo dengan yang diduga kuasa hukumnya Bonaran Situmeang untuk menyusun strategi dari suap menjadi pemerasan.
Durasi : 29 menit 15 detik
9. Perhitungan fee pihak terkait (2.08 MB)
Deskripsi : Dalam transkrip rekaman ini diperdengarkan pembicaraan antara Anggodo dengan yang diduga Alex (Pengacara), antara Anggodo dengan “seseorang”, dan antara Anggodo dengan yang diduga Bonaran Situmeang terkait perhitungan fee pihak terkait.
Durasi : 11 menit 48 detik
10. Untuk mempengaruhi Ari Muliadi (AM) kembali ke BAP awal. (belum dapat link)
Deskripsi : –
Durasi : —
Catatan : ada beberapa bagian file ini yang terpotong.
Terima kasih kepada seluruh pihak, majelis hakim MK, tokoh nasional dan Gerakan 1.000.000 Facebookers yang mana atas perjuangan itu semua, pada 3 November 2009 malam, Pak Bibit Samad Rianto dan Pak Chandra M Hamzah dibebaskan dari Rutan Kelapa Dua. Catatan : status pak Bibit dan Chandra masih tersangka.
Kumpulan file diperoleh dari Elshinta, News and Talk (4 November 2009)
Salam Nusantaraku
Miyabi Akhirnya Batal ke Indonesia
Menangislah wahai penggemar bintang porno Maria Ozawa alias Miyabi. Pasalnya, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar), bakal melarang kedatangan bintang ‘film biru’ itu memasuki Indonesia. Bahkan Menbudpar pun akan segera memanggil produser dan sutradara film MENCULIK MIYABI untuk membatalkan kedatangan bintang asal Jepang itu.
Hal tersebut dikatakan oleh Menbudpar Ad-Interim, Mohammad Nuh yang telah melakukan pembicaraan dengan berbagai pihak, Selasa (13/10).
“Kami telah meminta untuk membatalkan kehadiran Miyabi, dan pihak Maxima Pictures, yang berencana akan mendatangkan bintang film asal Jepang itu sudah memastikan untuk membatalkannya,” ujar Mohammad Nuh dari rilis resmi Menbudpar yang diterima KapanLagi.com, Selasa (13/10) malam.
Atas keterangan tersebut, hampir dipastikan Miyabi tidak akan menginjakkan kakinya di Jakarta. Lalu, bagaimana tanggapan Produser film tersebut?
“Oh begitu ya, saya baru tahu ini. Siapa yang ngomong? Saya terus terang belum tahu soal pembatalan itu. Tapi kita akan mencoba mengatur schedule ulang kalau memang terjadi pembatalan,” kata Ody Mulya saat dihubungi KapanLagi.com via telepon, Selasa (13/10) malam.
Ody mengatakan jika semua ini dilakukan karena banyak pihak yang tak ingin Miyabi datang ke Indonesia.
“Ini semua yang dipermasalahkan kan hanya kedatangannya dia aja. Bukan sosoknya yang ditakutkan karena image bintang pornonya,” kata Ody. (kpl/adt/dar)
Teroris Diduga Saifuddin Zuhri Disergap di Ciputat
Metrotvnews.com, Tangerang: Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menyergap tersangka teroris di sebuah rumah, Jalan Semanggi 1, RT 02, RW 03, Kelurahan Cempaka Putih, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (9/10) sekitar pukul 12.00 WIB. Diduga kuat, tersangka teroris bernama Saifuddin Zuhri menjadi target penyergapan ini.
Rumah target penyergapan berada di samping sebuah masjid. Tak jauh dari Kampus Universitas Islam Negeri, Ciputat. Saifuddin Zuhri diduga kuat menjadi pengatur teror bom di Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan. Kemampuannya membaca Al-Quran banyak membuat orang terpikat. Sejak itulah Saefuddin Jaelani banyak memberikan ceramah di masjid-masjid.
Saefuddin Jaelani nama baru dalam jaringan teroris di Indonesia. Menurut polisi, Saefuddin merekrut Dani Dwi Permana dan Nana Ikhwan Maulana, pelaku bom bunuh diri di Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton, 17 Juli 2009.
Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD) telah tiba di lokasi penggerebekan rumah yang diduga dihuni buron teroris Syaifudin Zuhri dan Mohamad Syahrir di Ciputat, Tangerang. BHD didampingi sejumlah pejabat Mabes Polri.
Menumpang Toyota Land Cruiser bernopol 1-00, BHD tiba di lokasi yang berada di Rt 2 Rw 3 Jalan Semanggi II, Kelurahan Cempaka Putih, Ciputat Timur, Tangerang, Jumat (9/10/2009) pukul 14.15 WIB.
BHD yang didampingi Wakapolri Komjen Makbul Padmanegara, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Nanan Soekarna dan Kapolda Metro Jaya Irjen Wahyono langsung menuju rumah yang digerebek sebelum salat Jumat tersebut.
Diduga, rumah tersebut dihuni Syaifudin Zuhri dan kakaknya Mohamad Syahrir. Diduga salah satu tersangka teroris itu tewas dalam penggerebekan itu.
Keduanya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) yang dirilis Mabes Polri beberapa waktu lalu. Keduanya diduga terlibat pengeboman di Mega Kuningan, 17 Juli lalu.
TEMPO Interaktif, Jakarta - Duo teroris yang ditangkap di Kelurahan Cempaka Putih, Ciputat, Tangerang, Banten, Jumat (9/10) siang ini, ternyata baru dua hari tinggal dikosan tempat mereka digerebek. “Baru dua hari lalu,”ujar Mamdunurullah, 20 tahun, salah seorang penghuni kos-kosaan.
Menurutnya, kedua orang itu tinggal bersama Sonny, seorang penghuni kos yang tinggal dirumah itu sejak satu bulan lalu.” Mereka tinggal berempat,”katanya. Hanya saja, kata Mamdu, ia tidak mengenal orang-orang baru yang tinggal dikosannya itu.
Tempat kosan yang dijadikan sarang teroris itu adalah sebuah rumah berukuran besar berada ditengah kampung. Bangunan dua lantai milik haji Jatna itu terdiri dari 20 kamar.” Masing-masing kamar diisi 2-4 orang,”kata Mamdu. Mayoritas penghuni kos adalah mahasiswa Universitas Syarifhidayatullah yang letaknya hanya dibatasi tembok tinggi dari perkampungan itu.
Pantauan Tempo, lokasi rumah yang dijadikan tempat persebunyian teroris itu berada di perkampungan padat penduduk, namun akses untuk menuju rumah itu cukup banyak meski jalannya relatif kecil.
Disadur dr beberapa sumber.
Heboh, Benda Asing Meledak di Angkasa Bone (Sulawesi Selatan)
VIVAnews - Seorang warga yang melihat langsung fenomena alam jatuhnya benda asing dari langit Bone, Sulawesi Selatan, menuturkan bahwa sebelum terjadi ledakan, sebuah benda bercahaya besar, bulat membentuk bola api dan memanjang dari atas ke bawah.
Kaasmir, warga BTN Pepapri Blok F2/8 Kelurahan Massumpu, Kecamatan Taneteriattang, Bone mengaku terkejut dengan masuknya cahaya besar ke bumi Bone. “Setelah itu tidak lama kemudian suara ledakan tiga kali terdengar, dan mengeluarkan asap merah,” cerita Kaasmir kepada VIVAnews.
Tetapi, dia tidak berani memastikan lokasi jatuhnya benda besar itu. Saat itu pula puluhan warga yang berada dilokasi berhamburan keluar rumah, termasuk sejumlah siswa sekolah berlarian kelur kelas. “Tadi awalnya saya pikir pesawat jet, tapi kok mengeluarkan bola api,” ujarnya.
Ledakan keras yang terjadi di Bone, Sulawesi Selatan tepatnya di Keluarahan Tanette, pukul 11.00 Wt, Kamis 8 Oktober 2009. Hingga saat ini belum diketahui benda yang jatuh tersebut. Polisi maupun lembaga Riset LAPAN masih melakukan penelitian perihal benda yang jatuh dari langit tersebut.
Laporan: Rahmat Zeena | Makassar
Aburizal Bakri (Ical) Ketua Umum Golkar Terpilih

(inilah.com/Raden)
Dalam penghitungan akhir surat suara yang masuk, Ical unggul dengan 296 suara. Sementara Surya Paloh 240 suara. Artinya, Ical melampaui suara lebih dari 50%, sehingga pemungutan suara hanya hanya digelar satu putaran.
Begitu dinyatakan menang, pendukung Ical langsung berteriak gemuruh. Akbar Tandjung langsung memeluk Ical, begitu juga Agung Laksono. Sementara Surya Paloh tak menunjukkan banyak reaksi. Beberapa saat kemudian dia langsung meninggalkan kursinya dan menyalami Ical.
Yang mengherankan, dua kandidat lain, yakni Tommy Soeharto dan Yuddy Chrisnandi tidak memeroleh suara sama sekali.
Perwakilan yang memiliki mandat memberikan suara berjumlah 536. Terdiri dari 492 DPD II, 33 DPD I, 10 ormas, dan 1 DPP. Suara itu pun sebelumnya berjumlah 538, sebelum DPD Kepulauan Seribu dan Langkat akhirnya dinyatakan tidak memiliki hak mandat. [nuz]
from inilah.com
Invasi dari Indonesia Ancam Malaysia! Bendera: “Persiapan Sedang Kita Lakukan”
Sasaran serbu adalah pemerintah Malaysia. “Kita menginginkan permintaan maaf.” Maksudnya?
Negeri jiran, Malaysia sedang bersiaga. Sebab, beredar kabar akan ada invasi atau penyerbuan yang dilancarkan sebuah organisasi asal Indonesia, Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera). Ancaman Bendera memberangkatkan 1.500 pasukan berbambu runcing ke Malaysia, tak dianggap enteng.
Benarkah Bendera akan menyerbu Malaysia? Persiapan sedang kita lakukan. Menuju ke arah sana sedang kita persiapkan, sampai hari ini sedang dipersiapkan,” kata Koordinator Bendera, Mustar Bona Ventura kepada VIVAnews, Rabu 7 Oktober 2009.
Mustar juga membenarkan bahwa pasukan yang akan dikirimkan ke Malaysia dilengkapi dengan senjata bambu runcing. “Betul dong, dengan segala keterbatasan senjata. Kenapa? Senjata kita tak punya, senjata hanya dimiliki tentara, yang tak mau menggunakan senjatanya untuk membela negara,” kata dia.
Kata Mustar, sasaran penyerbuan Bendera adalah pemerintah Malaysia, bukan penduduknya. “Karena sampai hari ini kita menginginkan permintaan maaf,” kata dia.
Dijelaskan Mustar, permintaan maaf yang diminta dari Malaysia bukan hanya soal klaim budaya. “Jangan disederhanakan, ada persoalan jauh lebih besar, TKI kita, orang yang mati tiap hari di Malaysia, soal pulau. Itu yang jauh lebih penting,” kata dia.
Jadi, kapan Bendera akan menyerbu Malaysia? “Nanti akan kita siarkan,” jawab dia.
Ancaman invasi Bendera tak dianggap remeh pemerintah Malaysia. Seluruh aparat keamanan Malaysia disiagakan untuk menghadapi serangan tersebut, termasuk melalukan penjagaan di setiap pintu masuk Malaysia.
“Kami menganggap kelompok ini adalah orang-orang tak waras yang terjebak dalam retorika bodoh, namun kami tak akan memberi kesempatan pada mereka untuk mengganggu kehidupan di Malaysia,” kata Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Malaysia, Mohamed Tajudeen Abdul Wahab.
• VIVAnews
Walah walah, makin kacau aja persaudaraan kita. Lebih baik berdamai
Peace yooo….w…
Lirik Muse – Resistance
Is your secret safe tonight?
And are we out of sight?
Or will our world come tumbling down?
Will they find our hiding place?
Is this our last embrace?
Or will the walls start caving in?
(It could be wrong, could be wrong)
But it should’ve been right
(It could be wrong, could be wrong)
Let our hearts ignite
(It could be wrong, could be wrong)
Are we digging a hole?
(It could be wrong, could be wrong)
This is outta control
(It could be wrong, could be wrong)
It could never last
(It could be wrong, could be wrong)
Must erase it fast
(It could be wrong, could be wrong)
But it could’ve been right
(It could be wrong, could be…)
Love is our resitance
They keep us apart and they won’t stop breaking us down
And hold me, our lips must always be sealed
If we live our life in fear
I’ll wait a thousand years
Just to see you smile again
Quell your prayers for love and peace
You’ll wake the thought police
We can hide the truth inside
(It could be wrong, could be wrong)
But it should’ve been right
(It could be wrong, could be wrong)
Let our hearts ignite
(It could be wrong, could be wrong)
Are we digging a hole?
(It could be wrong, could be wrong)
This is outta control
(It could be wrong, could be wrong)
It could never last
(It could be wrong, could be wrong)
Must erase it fast
(It could be wrong, could be wrong)
But it could’ve been right
(It could be wrong, could be…)
Love is our resistance!
They keep us apart and won’t stop breaking us down
And hold me, our lips must always be sealed
The night has reached its end
We can’t pretend
We must run
We must run
It’s time to run
Take us away from here
Protect us from further harm
Resistance!
Download klik this pict :









SocialVibe